SELAMAT DATANG DI WEB SITE PT. ANTAKO WISENA
Pencarian This Site The Web
  
Banner
Hasil Penelitian RUK
Salah satu kegiatan Riset Unggulan Kemitraan (RUK) yaitu “Optimasi
Produksi Asap Cair    yang Ramah Lingkungan sebagai Koagulan Lateks,
Penanganan Limbah Bau dan Cair d alam Pengolahan Karet Remah dan
Sit Asap” hasilnya telah diaplikasikan di industri serta memiliki nilai
tambah baik dari sisi keilmuwan (scientific value), nilai tambah
ekonomi serta nilai tambah sosial. Scientific value diperoleh melalui
inovasi yang diha silkan dimana penelitian ini beserta hasilnya belum
pernah dilakukan dan diterapkan secara komersial oleh negara
penghasil karet alam di seluruh dunia. Dari segi ekonomis, hasil
penelitian telah mampu meningkatkan efisiensi penggunaan input
dalam produksi.   Dari segi sosial, dengan dihasilkannya produk asap
cair tercipta peningkatan kualitas mutu lingkungan karena produk ini
mampu menghilangkan limbah bau yang dihasilkan pabrik karet.
Kegiatan ini dilaksanakan sejak tahun 2005 oleh Pusat Penelitian
Karet, Ba lai Penelitian Sembawa  –   Lembaga Riset Perkebunan
Indonesia yang bermitra dengan PT. Global Deorub Industry. PT.
Global Deorub Industry adalah anak perusahaan PT. Baja Baru yang
merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan karet.
PT. Global Deor ub dibentuk untuk menjawab kebutuhan PT. Badja
Baru sebagai holding company untuk bisa memecahkan permasalahan
lingkungan atas limbah bau yang dihasilkan dari pabrik karet.
Formula asap cair (Deorub K) yang dihasilkan melalui kegiatan RUK di
tahun 2005 tel ah disosialisasikan dan diterapkan di tingkat petani di
6 kabupaten di Sumatra Selatan pada bulan Oktober 2005.
Sosialisasi mendapat dukungan penuh dari Gubernur Sumsel yang
melalui Dinas Perkebunan membagikan 160 ton asap cair kepada
16,000 orang petani.  Hal ini mendapat respon yang sangat baik dari
masyarakat (petani) karena mutu karet menjadi lebih baik, bekuan yang dihasilkan tidak berbau, ulat dan lalat berkurang serta dapat di
simpan di dekat rumah petani.

Salah satu kegiatan Riset Unggulan Kemitraan (RUK) yaitu “Optimasi Produksi Asap Cair    yang Ramah Lingkungan sebagai Koagulan Lateks, Penanganan Limbah Bau dan Cair d alam Pengolahan Karet Remah dan Sit Asap” hasilnya telah diaplikasikan di industri serta memiliki nilai tambah baik dari sisi keilmuwan (scientific value), nilai tambah ekonomi serta nilai tambah sosial. Scientific value diperoleh melalui inovasi yang diha silkan dimana penelitian ini beserta hasilnya belum pernahdilakukan dan diterapkan secara komersial oleh negara penghasil karet alam di seluruh dunia. Dari segi ekonomis, hasil penelitian telah mampu meningkatkan efisiensi penggunaan input dalam produksi.   Dari segi sosial, dengan dihasilkannya produk asap cair tercipta peningkatan kualitas mutu lingkungan karena produk ini mampu menghilangkan limbah bau yang dihasilkan pabrik karet.

Kegiatan ini dilaksanakan sejak tahun 2005 oleh Pusat Penelitian Karet, Ba lai Penelitian Sembawa  –   Lembaga Riset Perkebunan  Indonesia yang bermitra dengan PT. Global Deorub Industry. PT. Global Deorub Industry adalah anak perusahaan PT. Baja Baru yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan karet. PT. Global Deor ub dibentuk untuk menjawab kebutuhan PT. Badja Baru sebagai holding company untuk bisa memecahkan permasalahan lingkungan atas limbah bau yang dihasilkan dari pabrik karet. Formula asap cair (Deorub K) yang dihasilkan melalui kegiatan RUK di tahun 2005 tel ah disosialisasikan dan diterapkan di tingkat petani di 6 kabupaten di Sumatra Selatan pada bulan Oktober 2005. Sosialisasi mendapat dukungan penuh dari Gubernur Sumsel yang melalui Dinas Perkebunan membagikan 160 ton asap cair kepada 16,000 orang petani.  Hal ini mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat (petani) karena mutu karet menjadi lebih baik, bekuan yang dihasilkan tidak berbau, ulat dan lalat berkurang serta dapat di simpan di dekat rumah petani.

Dalam kaitannya dengan penemuan formula Asap  Cair dari limbah kelapa sawit tersebut, Asisten Deputi Difusi dan Diseminasi Iptek pada tanggal 14 Juni 2006 yang lalu telah melakukan rapat koordinasi yang melibatkan lembaga litbang (PusatPenelitian Karet– Sembawa), pelaku industri (PT. Global Deorub I ndustry) serta Kementerian Ristek. Rapat koordinasi tersebut menghasilkan beberapa hal sebagai berikut :

1. Produk asap cair dari limbah kelapa sawit yang dimanfaatkan sebagai koagulan lateks perlu dikembangkan lebih lanjut dan disosialisasikan untuk meningk atkan daya saing produk karet Indonesia. Untuk itu hasil riset perlu dikomunikasikan ke berbagai instansi terkait dan stake holder lainnya.

2. Perlunya memperkuat rantai produksi yang telah terbentuk melalui implementasi teknologi pada proses produksi dan pemanfaatan energi alternatif. Hal ini perlu dikoordinasikan dengan institusi riset lain seperti BPPT, LIPI, dll.

3. Perlunya dikembangkan Standar Nasional Indonesia (SNI) pada kegiatan penelitian ini.

4. Dengan memperhatikan bahwa terdapat komitmen yang tinggi dar i pelaku industri untuk memanfaatkan iptek serta upaya yang dilakukannya dalam menunjang kegiatan penelitian ini hingga mampu memberikan nilai tambah keilmuwan, ekonomi dan sosial, maka diusulkan agar PT. Deorub Global Industry mendapat penghargaan Anugera h Industri Indonesia dari Kementerian Negara Ristek.

 

PT. Antako Wisena

Komplek Puridemang Raya,
Blok F-18, Palembang
Sumatra Selatan, 30137
Indonesia

Telp. +62-851-0188-9088
+62-851-0331-3827
+62-811-714-327
Fax. +62-711-379-226

Yahoo Massenger