SELAMAT DATANG DI WEB SITE PT. ANTAKO WISENA
Pencarian This Site The Web
  
Banner

PERAN DAN PROSPEK MIKORIZA DI BIDANG PERTANIAN

PERAN DAN PROSPEK MIKORIZA Oleh: Novriani  dan Madjid I. PENDAHULUAN Mikroba-mikroba tanah banyak yang berperan di dalam penyediaan maupun penyerapan unsur hara bagi  tanaman. Tiga  unsur  hara penting tanaman, yaitu Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K) selu-ruhnya  melibatkan  aktivitas … Continue reading

See Details

PENGENDALIAN TERPADU KUMBANG TANDUK (Oryctes rhinoceros)

PENGENDALIAN TERPADU

KUMBANG TANDUK (Oryctes rhinoceros)

DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT

oleh : Tri Hartanto

 Hama kumbang tanduk Oryctes rhinoceros merupakan hama utama pada perkebunan kelapa sawit dan menyerang tanaman kelapa sawit yang baru ditanam di lapangan sampai berumur 2,5 tahun. Kumbang ini jarang sekali dijumpai menyerang kelapa sawit yang sudah menghasilkan (TM). Namun demikian, dengan dilakukannya pemberian mulsa tandan kosong kelapa sawit (TKS) yang lebih dari satu lapis, maka masalah hama ini juga dijumpai pada areal TM. Pada areal replanting kelapa sawit, serangan kumbang dapat mengakibatkan tertundanya masa berproduksi sampai satu tahun dan tanaman yang mati dapat mencapai 25%.

Continue reading

See Details

BUDIDAYA MUCUNA BRACTEATA

BUDIDAYA MUCUNA BRACTEATA

DI PERKEBUNAN SAWIT

A. Benih
1 kg Mucuna bracteata mengandung +/- 6.000 benih.
Persentase perkecambahan berkisar 50 s/d 60 %.
a. Apabila perkecambahan 50 % maka dihasilkan 3.000 bibit
b. Apabila perkecambahan 60 % maka dihasilkan 3.600 bibit.
Kebutuhan benih = 0,1 kg/ha
0,1 kg Mucuna bracteata mengandung = +/- 600 benih
a. Apabila perkecambahan 50 % maka dihasilkan 300 bibit
b. Apabila perkecambahan 60 % maka dihasilkan 360 bibit

Continue reading

See Details

Penyakit Busuk Pangkal Batang Kelapa Sawit

Penyakit Busuk Pangkal Batang Kelapa Sawit

Penyebab Penyakit
Sejak 1920 patogen penyebab BPB di Afrika Barat telah diidentifikasi berasal dari genus Ganoderma. Spesies Ganoderma yang menyebabkan penyakit BPB dilaporkan berbeda-beda di setiap negara (Ariffin et al. 2000). Di Indonesia
diketahui penyebab BPB adalah spesies Ganoderma boninense.

Continue reading

See Details

BUDIDAYA DAN PASCA PANEN CABE RAWIT

BUDIDAYA DAN PASCA PANEN CABE RAWIT

(Capsicum frutescens)

PENDAHULUAN

Cabe bukan merupakan tanaman asli Indonesia , walaupun hampir setiap hari penduduk Indonesia makan dengan cabe.  Cabe berasal dari Meksiko, Peru dan Bolivia , tetapi sekarang sudah tersebar diseluruh dunia.

Continue reading

See Details

ANALISA USAHA TANI CABE RAWIT

Analisa Usaha Tani Cabe Rawit

Komoditas                             : Cabe Rawit

Luas Penanaman                 : 1 Ha.

Lama usaha tani                  :  6 bulan.

Continue reading

See Details

Teknologi Asap Cair “Deorub” dalam Industri Karet Alam

Masalah utama yang terjadi dalam pengolahan karet (bokar) jenis SIR 20 adalah mutu bokar yang rendah dan bau busuk yang menyengat sejak dari kebun. Mutu bokar yang rendah inidisebabkan petani menggun akan bahan pembeku lateks (getah karet) yang tidak dianjurkan dan merendam bokar di dalam kolam/sungai selama 7 – 14 hari. Hal ini akan memacu berkembangnya bakteri perusak antioksidan alami di dalam bokar, sehingga nilai plastisitas awal (Po) dan plastisita s setelah dipanaskan selama 30 menit pada suhu 140 °C (PRI) menjadi rendah.

Continue reading

See Details

Rekomendasi Deorub di Jambi

Jambi, 30/10 (Antara/FINROLL News)  –  Para petani karet di Provinsi Jambi, diarahkan menggunakan Deorub K, formula pembeku latek (getah karet), pengganti asam semut (cuka) untuk mencegah bau, sekaligus meningkatkan penghasilan para petani.

Dalam upaya men ingkatkan penghasilan petani karet, Pemprov Jambi sejak beberapa tahun lalu melakukan peremajaan pohon karet tua rakyat dan kini mengarahkan petani untuk memanfaatkan Deorub K, kata Staf Ahli Gubernur Jambi bidang Hukum dan Politik, Jazid Idris, di Jambi,  Jumat. Continue reading

See Details

PENGOLAHAN BAHAN OLAHAN KARET RAKYAT (BOKAR)

Mutu bahan olah karet rakyat (bokar) sangat menentukan daya saing karet alam Indonesia dipasar International. Dengan mutu bokar yang baik akan terjamin permintaan pasar jangkan panjang. Mutu bokar yang baik   dicerminkan oleh Kadar Kering Karet (KKK) dan tingkat kebersihan yang tinggi. Upaya perbaikan mutu bokar harus dimulai sejak penanganan lateks di kebun sampai dengan tahap pengolahan akhir. Continue reading

See Details

Hasil Penelitian RUK

Salah satu kegiatan Riset Unggulan Kemitraan (RUK) yaitu “Optimasi Produksi Asap Cair    yang Ramah Lingkungan sebagai Koagulan Lateks, Penanganan Limbah Bau dan Cair d alam Pengolahan Karet Remah dan Sit Asap” hasilnya telah diaplikasikan di industri serta memiliki nilai tambah baik dari sisi keilmuwan (scientific value), nilai tambah ekonomi serta nilai tambah sosial.

Dalam kaitannya dengan penemuan formula Asap  Cair dari limbah
kelapa sawit tersebut, Asisten Deputi Difusi dan Diseminasi Iptek
pada tanggal 14 Juni 2006 yang lalu telah melakukan rapat
koordinasi yang melibatkan lembaga litbang (Pusat Penelitian Karet  –
Sembawa), pelaku industri (PT. Global Deorub I ndustry) serta
Kementerian Ristek. Rapat koordinasi tersebut menghasilkan
beebrapa hal sebagai berikut :
1.   Produk asap cair dari limbah kelapa sawit yang dimanfaatkan
sebagai koagulan lateks perlu dikembangkan lebih lanjut dan
disosialisasikan untuk meningk atkan daya saing produk karet
Indonesia. Untuk itu hasil riset perlu dikomunikasikan ke
berbagai instansi terkait dan stake holder lainnya.
2.   Perlunya memperkuat rantai produksi yang telah terbentuk
melalui implementasi teknologi pada proses produksi dan
pem anfaatan energi alternatif. Hal ini perlu dikoordinasikan
dengan institusi riset lain seperti BPPT, LIPI, dll.
3.   Perlunya dikembangkan Standar Nasional Indonesia (SNI) pada
kegiatan penelitian ini.
4.   Dengan memperhatikan bahwa terdapat komitmen yang tinggi
dar i pelaku industri untuk memanfaatkan iptek serta upaya
yang dilakukannya dalam menunjang kegiatan penelitian ini
hingga mampu memberikan nilai tambah keilmuwan, ekonomi dan
sosial, maka diusulkan agar PT. Deorub Global Industry
mendapat penghargaan Anugera h Industri Indonesia dari
Kementerian Negara Ristek.

Continue reading

See Details
Page 1 of 212

PT. Antako Wisena

Komplek Puridemang Raya,
Blok F-18, Palembang
Sumatra Selatan, 30137
Indonesia

Telp. +62-851-0188-9088
+62-851-0331-3827
+62-811-714-327
Fax. +62-711-379-226

Yahoo Massenger